Jumat, 28 Oktober 2011

Perijinan tambang


PERSYARATAN IJIN TAMBANG BATUBARA

  1. TAHAP SKIP
s  Surat Permohonan SKIP
s  Tenaga ahli yang diangkat oleh Perusahaan dengan melampirkan foto copy Ijazah Terakhir
s  Lokasi yang dimohon (Peta dan Koordinat)  pencadangan wilayah
s  Tembusan kepada instansi terkait (disHut, Bappeda, Pertanahan, Pertanian)
s  Biodata Perusahaan
s  Waktu 30 hari tidak dapat diperpanjang (berdasarkan Kepmen DPE No. 497 / M.103 / SJH / 1979, Kepmen DPE No. 6126.308 / 10 / SJH / 1985 dan Surat Dirjen Pertambangan Umum Nomor : 2155 / 2011 / 040000 / 1986)

  1. KUASA PERTAMBANGAN PENYELIDIKAN UMUM (KP PU)
s  Surat Permohonan KP PU
s  Laporan Hasil Peninjauan (SKIP)
s  Lokasi yang dimohon (Peta dan Koordinat)
s  Biodata Perusahan
s  Tanda bukti penyetoran uang jaminan kesungguhan dari bank yang ditunjuk sebesar (Rp. 10.000,00 / Ha /)
s  Tanda bukti iuran tetan (Rp.500,- / Ha / Tahun). Berdasarkan PP RI No 45 / 2003.
s  Laporan keuangan Perusahaan baru / audit Akuntan Publik Perusahaan Lama.
s  Advis Teknis dari instansi terkait tentang aspek tata ruang kab. Kubar
s  Waktu 1 tahun dan dapat diperpanjang sebanyak 1 kali selama 1 tahun (berdasarkan PP Nomor 75 Tahun 2001. Ps 8 ayat 3)
s  Akte pendirian perusahaan yang salah satu maksud dan tujuan menyebutkan berusaha di bidang pertambangan yang telah disahkan oleh Dep. Kehakiman dan HAM kecuali koperasi/ KUD
s  Rencana Kerja dan Anggaran Biaya

  1. KP. EKSPLORASI
s  Surat Permohonan KP Eksplorasi
s  Presentase hasil penyelidikan umum
s  Lokasi yang dimohon (Peta dan Koordinat)
s  Rencana kerja dari anggaran biaya kegiatan eksplorasi
s  Laporan Penyelidikan Umum (per triwulan dan laporan akhir kegiatan) yang disetujui oleh Dinas Teknis
s  Tanda bukti penyetoran uang jaminan kesungguhan dari bank yang ditunjuk sebesar (Rp. 10.000,00)
s  Tanda bukti iuran tetap (Rp.2.000,- / Ha / Tahun). PP 45 / 2003.
s  Membayar iuran eksplorasi ijin khusus penjualan PP no. 75 / 2001 Ps 26 ayat 1-3, bilamana pemegang KP Eksplorasi telah memiliki bahan galian yang tergali sesuai dengan SK Eksplorasinya.
s  Laporan Neraca Perusahaan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik
s  Waktu paling lama 3 tahun dan dapat diperpanjang sebanyak 2 (dua) kali masing-masing selama 1 tahun (berdasarkan PP RI No. 75 tahun 2001)
s  Dalam hal KP Eksplorasi akan dilanjutkan ke KP Eksploitasi dapat diberikan perpanjangan dengan jangka waktu KP Eksplorasi paling lama 2(dua) tahun untuk pembangunan fasilitas Eksploitasi atas permintaan yang bersangkutan (berdasarkan PP RI No. 75 tahun 2001)

KEGIATAN PENDUKUNG YANG HARUS DILAKSANAKAN SETELAH EKSPLORASI UNTUK MEMASUKI TAHAP EKPLOITASI
s  Laporan studi kelayakan, presentasi Studi Kelayakan
s  Presentase dokumen KA-AMDAL, ANDAL, RPL, RKL.
s  Kegiatan Konstruksi / Penyiapan fasilitas Ekploitasi dengan Iuran tetap 8.000/Ha /Tahun

  1. KP. EKPLOITASI
s  Surat Permohonan KP Eksplorasi
s  Lokasi kegiatan eksplorasi (Peta wilayah dan Koordinat)
s  Laporan Triwulan dan Laporan Akhir Kegiatan Eksplorasi
s  Persetujuan Dokumen Studi Kelayakan
s  Persetujuan AMDAL
s  Jaminan Reklamasi
s  Mengangkat seorang Kepala Teknik Tambang (KTT).
s  Tanda bukti iuran tetap dari bank yang ditunjuk sebesar Rp. 15.000,-/ Ha/ Tahun untuk endapan laterit dan permukaan Tahap I sedangkanTahap II untuk endapan Primer dan Aluvial sebesar Rp. 25.000/ Ha / Tahun
s  Royalty produksi besarannya disesuaikan dengan PP 45 Tahun 2003
s  Waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperpanjang sebanyak 2 (dua) kali masing – masing untuk jangka waktu 10 tahun (PP RI No. 75 Tahun 2001)
s  Rencana Kerja dan Anggaran Biaya

  1. KP. PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN
s  Surat Permohonan *
s  Rencana Teknis Pengolahan dan Pemurnian *
s  Laporan AMDAL yang elah mendapat persetujuan dari Komisi AMDAL Kabupaten *
s  Persetujuan / kesepakatan dari pemegang KP Eksploitasi
s  Laporan kegiatan pengolahan dan pemurnian yang telah dilakukan (untuk perpanjangan)

Keterangan :
·  Pemohon KP Pengolahan dan Pemurnian yang berdiri sendiri

  1. KP. PENGANGKUTAN / PENJUALAN
s  Surat Permohonan
s  Rencana Kerja Pengangkutan dan Penjualan
s  Persetujuan atau kesepakatan dari pemegang KP Eksploitasi
s  Laporan Kegiatan
s  Izin lokasi dari instansi yang berwenang
s  Ijin penumpukan dari instansi yang berwenang

Sabtu, 22 Oktober 2011

Keindahan Bagi Jiwa Baik Yang Cintanya di Nistai

KEINDAHAN BAGI JIWA BAIK YANG CINTANYA DINISTAI

Bagimu, jiwa baik yang cintanya dinistai,

... langit ini runtuh, bumi ini gelap, laut mendidih, udara serasa pekat berjelaga, dan air serasa pasir, …

tapi sesungguhnya engkau terluka bukanlah oleh rasa kehilangan orang yang kau cintai; tapi karena rasa terhina, terbuang, tersia-siakan, dan dirampoknya rasa berhak untuk hidup dengan baik.

Pengkhianatan cinta tidak mencabik orang itu darimu, tapi merusak rasa hormat dirimu.

Engkau dibuatnya merasa tak berguna, tak bernilai, tak pantas dihargai, dan tak dipertimbangkan dalam mengalihkan perhatiannya kepada orang lain yang belum tentu sebaik dirimu.

Engkau dibuat bertanya-tanya dalam kesendirianmu mengenai apa yang memantaskanmu bagi perlakuan senista ini.

Memang ...,

Pengkhianatan cinta adalah penghinaan terkejam kepada rasa hormatmu kepada dirimu sendiri.

Itu yang menjadikanmu geram dan ingin melihatnya meregang terpanggang api neraka, dan terlantar antara pingsan dan mati di belantara penuh duri dan racun .

Ooh … betapa dendam itu mentenagai malam-malam panjang yang berselang-seling antara tangis dan rencana pembalasan dendam.

Tapi …, karena kebaikan jiwamu - engkau tahu, engkau tak mungkin berlaku kejam bahkan kepada orang yang mengejamimu, … alih-alih engkau melunglai lemah dalam keinginan untuk lari dan menghilang dari kesadaranmu, agar engkau lupa betapa rendahnya engkau diperlakukan.

……..

Adikku, yang hatinya baik, yang berhak bagi setulus-tulusnya cinta dari belahan jiwamu yang sejati, dengarlah ini ya?

Saat di mana engkau merasa kehilangan dirimu adalah saat yang paling tepat untuk membangun dirimu yang baru, yang lebih damai karena kekuatannya, dan yang lebih kuat karena keikhlasannya.

Engkau yang kehilangan dirimu, harus bersyukur, karena engkau bisa membangun dirimu yang baru, tanpa direpoti oleh sisa-sisa sikap dan kebiasaan buruk pada dirimu yang lama.

Ini adalah saat di mana engkau harus mendekatkan dirimu kepada Tuhan, kepada orang tua dan mereka yang nasehatnya telah kau abaikan, dan kepada diri sejatimu yang telah sesungguhnya memberitahumu bahwa engkau akan terluka.

Sekarang … tenangkanlah dirimu, damaikanlah hatimu, lapangkanlah nafasmu … diamlah sebentar … diamlah ... sampai engkau mendengar kesunyian di dalam hatimu …

Hmm … mudah-mudahan sekarang benderang bagimu bahwa sesungguhnya luka hatimu karena pembuangan oleh orang yang tak tahu diri itu, adalah sesungguhnya cara Tuhan untuk mendekatkan dirimu kepada dirimu sendiri.

Pengkhianatan itu indah - bagimu yang mengerti, bahwa engkau sedang dipisahkan dari orang yang akan hanya lebih melukaimu di masa depan.

Sekarang, dalam nalarmu yang lebih mengerti, tetapkanlah berapa banyak waktu yang masih kau butuhkan untuk bersedih dan berlemah-lemah dalam acara mengasihani dirimu sendiri yang sesungguhnya sangat gengsi dan benci dikasihani oleh orang lain.

Setelah itu, tetapkanlah waktu bagi dirimu yang baru itu untuk melatih cara senyum yang baru, yang lebih segar, yang lebih tulus, dan yang … ooh … berpendar dengan aroma cinta dari hatimu yang sekarang bersih dan lebih damai.

Sekarang, latihlah dirimu untuk memalingkan wajah dan menempelkan pandangan matamu yang anggun ke horizon di kejauhan sana … dalam sebuah ayunan gerak menoleh yang lamban dan elegan.

Sekarang, latihlah otot-otot lembut di wajahmu untuk tersenyum semanis mungkin, sepenyayang mungkin, dengan rona wajah yang penuh kasih, … heninglah sejenak, hanya beberapa detik sebelum bibirmu yang bersungging senyum itu mengeluarkan getar suara yang semerdu-merdunya dari beranda indah di lehermu yang kini terbebas dari ketegangannya.

Kedipkanlah matamu dengan gerakan api lilin yang meliuk manja terhadap belaian semilir angin senja, yang menutup lambat seperti engkau akan tertidur, tapi yang kemudian terbuka lagi dengan kerling mencling yang memanah hati yang tak berpertahanan.

He he he …

Yah … begitu, … tersenyumlah, tergelaklah … ooh adikku, engkau tak tahu betapa aku berbahagia dan haru dalam syukur - melihat wajahmu merekah dengan senyum yang sesungguhnya sesuci hari kelahiranmu.

Sekarang, dalam senyum dan penghormatan yang tulus kepada keindahan dari penciptaanmu di dalam kehidupan ini, tegakkanlah jiwamu dan tegapkanlah badanmu untuk menjadi pribadi yang baru, yang damai karena kekuatannya, dan yang kuat karena keikhlasannya.

Adikku … dengarlah bisikku ini …

Engkau jiwa yang baik.

Berbahagialah.

Kamis, 20 Oktober 2011

kebebasan

KEBEBASAN............ia datang bukan saat kita terbelenggu, bukan saat kita terpenjara, bukan saat kita terkungkung dalam aturan...bukan karna tirani,hegemoni, atau penindasan hak asasi........ KEBEBASAN akan datang saat kita mampu meletakkan segala yg ada dlm hati, pikiran n jiwa pada tempatnya.....

Minggu, 25 September 2011

kualitas hidup

Jika kita ingin memperbaiki kualitas hidup, kita harus memperbaiki yang menurut kita tidak mungkin.

Pendapat kita mengenai yang mungkin dan tidak mungkin, menentukan apa yang akan kita kerjakan, dan dengannya menentukan yang mungkin kita capai dalam pekerjaan dan kehidupan kita.

Orang yang maunya hanya melakukan yang menurutnya mungkin, hidupnya akan biasa-biasa saja dan bahkan cenderung lemah.
...
Tapi, orang yang mengabaikan pendapat orang lain mengenai yang tidak mungkin, lalu mencobanya dalam doa dan kerja keras, akan hidup dalam kualitas yang tadinya tidak mungkin.

Dan orang yang mempersulit pertolongan bagi dirinya sendiri, akan tetap mengatakan:

"Ah, teori! Gak semudah membalikkan telapak tangan."

Betul sekali!

Jika keberhasil

Kamis, 15 September 2011

5 pelajaran penting untuk anak laki - laki

KOMPAS.com — Ada yang bilang, ketika dewasa anak laki-laki cenderung mencari pasangan yang memiliki karakter seperti ibunya. Menurut pakar, hal ini karena sang ibu adalah salah satu role model bagi anak laki-laki pada saat menjalani proses tumbuh kembangnya. Dari ibu, anak-anak dapat belajar banyak seputar kemampuan emosi. Nah, bila Anda berharap memiliki anak laki-laki yang nantinya tumbuh menjadi orang yang peduli terhadap sesama, penuh rasa percaya diri, dan berani menerima tanggung jawab, asuhlah dia dengan baik sejak kecil. Jangan lupa, bekali dirinya dengan mengajarkan empat hal berikut ini:

1. Sopan santun
Membiasakan anak laki-laki untuk membukakan pintu, berjalan di sisi paling luar ketika menyeberang bersama adik perempuannya, hingga memberikan tempat duduknya kepada kakek-nenek yang ia temui di bus, mungkin mulai terlupakan oleh para orangtua masa kini. Banyak yang merasa tak perlu mengajarkan hal seperti itu karena menganggap itu tata cara kuno. Namun, ternyata kebiasaan-kebiasaan kecil yang diajarkan kepada anak laki-laki pada usia dini bisa membuat mereka bersikap lebih sopan saat dewasa nanti. Ia juga akan lebih berempati terhadap orang lain dan lebih peduli terhadap sekitarnya.

Riset dari University of Michigan memperlihatkan, kemampuan berempati kepada para mahasiswa di masa sekarang telah menurun sekitar 40 persen dibandingkan 20 tahun lalu. Ada dua alasan yang diberikan para peneliti. Pertama, hobi bermain video game yang memperlihatkan kekerasan (seperti adu laga) sehingga anak jadi cenderung mati rasa terhadap penderitaan orang lain. Yang kedua adalah pesatnya jejaring sosial yang memungkinkan anak untuk memiliki "teman-teman" virtual tanpa harus mengenal mereka satu persatu dengan lebih mendalam.

2. Mengelola emosi dengan baik
Pria yang baik adalah yang tahu bagaimana mengendalikan emosinya. Bila Anda selalu menegurnya di kala ia menunjukkan rasa marah ataupun sedih, sebaiknya hentikan. "Anda mungkin berpikir bahwa lelaki yang baik seharusnya terlihat kuat dan tidak banyak bicara. Namun, sebenarnya semua itu terlalu stereotip," kata Christine Nicholson, PhD, psikolog dari Washington.
Jangan halangi dia mengungkapkan apa yang dirasakan. Doronglah ia untuk membicarakan perasaannya dan bantulah menemukan solusi permasalahannya. Jika Anda sering mengatakan bahwa itu bukan tindakan yang pantas dilakukan laki-laki, ia akan belajar untuk menyembunyikan perasaannya. Saat dewasa, ia tidak dapat berkomunikasi dengan baik—mungkin malah lebih memilih adu jotos atau minum-minum untuk melampiaskan perasaan.

3. Keberanian
Dalam kehidupan sehari-hari, sosok seperti polisi, pemadam kebakaran, atau tentara, tidaklah asing di mata anak-anak. Tugas ibu adalah memperkenalkan konsep keberanian melalui figur-figur ini. Saat menonton petugas kebakaran yang menyelamatkan korban kebakaran, jelaskan padanya bahwa tindakan yang gagah berani bukan berarti berbuat semena-mena terhadap orang lain, melainkan justru menyelamatkan serta melindungi yang lemah—meskipun dengan risiko gugur saat bertugas. Dari sini, ia akan belajar untuk berani bertanggung jawab dan menerima risiko, baik dalam kehidupan secara keseluruhan maupun dalam hubungannya dengan orang lain.

4. Menghargai orang lain
Ketika anak melanggar aturan yang Anda tetapkan di rumah, mulai dari bicara dengan bahasa yang tidak pantas hingga melakukan hal-hal yang terlarang, berikan konsekuensi dan pegang kata-kata Anda. "Anak laki-laki akan menghormati orang dewasa yang tegas, tetapi tidak menggunakan kekerasan dalam menerapkan aturannya," kata Michael Gurian, penulis buku The Purpose of Boys.
"Sebaliknya, bila Anda selalu memaklumi tindakan anak, atau memberikan konsekuensi tapi kemudian disertai kelonggaran, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kurang termotivasi, manja, dan tidak peduli terhadap orang lain," ujarnya.

Tugas Anda berikutnya adalah memberikan contoh yang baik di rumah. Perlihatkan kepadanya bagaimana Anda menghargai orang lain, seperti gurunya, orangtua teman-temannya, hingga orang-orang tidak dikenal yang Anda jumpai di jalan. Dengan demikian, anak akan mendapatkan contoh nyata yang dapat ia tiru saat dewasa kelak.

5. Mengasihi sesama
Pria yang dapat mengekspresikan rasa cintanya kepada orang lain dapat dipastikan telah tumbuh di bawah siraman kasih sayang orangtuanya. Dan, dalam hal mengungkapkan cinta terhadap lawan jenis, pria banyak belajar dari ibunya. Mungkin, sewaktu dia masih kecil Anda selalu memeluk dan menciumnya. Tapi sejalan dengan pertambahan usia, mereka mulai menampik ciuman Anda.
Menurut Dan Kindlon, PhD, pakar dari Harvard School of Public Health, semakin besar anak laki-laki mulai memisahkan diri dari ibunya agar bisa lebih mandiri. Namun, bukan berarti Anda berhenti memperlihatkan rasa cinta Anda. Pilih-pilihlah waktu dengan tepat, seperti dengan memeluknya ringan di depan teman-temannya (bukannya mencium kedua pipinya).
"Ingat, anak laki-laki perlu mengalami sentuhan kelembutan dari sang ibu meskipun ia mungkin tidak pernah memintanya," kata Kindlon.

(Dari berbagai sumber)

hati-hati dengan bahasa tubuh

KOMPAS.com - Anak-anak membutuhkan bimbingan dan arahan dari orangtuanya. Hanya dengan komunikasi, kebutuhan anak ini bisa terpenuhi. Komunikasi akan membuahkan hasil yang baik, jika orangtua bisa menyampaikan maksud dengan kata-kata, suara, dan bahasa tubuh yang tepat.

Praktisi komunikasi, presenter, pendiri TALKinc dan ibu dua anak, Becky Tumewu menjelaskan dampak dari kata, suara, bahasa tubuh terhadap anak, jika tidak disampaikan dengan cara yang tepat.

"Komunikasi melalui kata-kata hanya memiliki dampak tujuh persen. Sedangkan suara berdampak 38 persen, dan bahasa tubuh punya dampak besar, 55 persen. Jadi hati-hati dengan bahasa tubuh Anda saat berkomunikasi dengan anak," kata Becky dalam talkshow parenting bagian dari program Daycare PT Unilever Indonesia, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Saat berkomunikasi dengan anak, orangtua perlu memilih kata, menggunakan intonasi suara, bahkan menunjukkan bahasa tubuh yang tepat. Sebagai contoh, ketika anak berbuat kesalahan, dan ia mengutarakannya pada Anda sebagai orangtuanya, namun Anda menunjukkan sikap panik atau respons tak menyenangkan, anak bisa saja merasa tak nyaman. Pada akhirnya, anak takkan lagi mau terbuka untuk bercerita kepada Anda.

Bahasa tubuh Anda yang tidak tepat membuat anak sungkan untuk menjalin komunikasi dengan Anda. Begitu juga dengan intonasi suara. Saat Anda mengatakan tidak marah namun mengucapkannya dengan nada suara yang tinggi, komunikasi tak berjalan efektif kepada anak.

"Anak peniru ulung. Apa yang dilihatnya akan dilakukannya. Children see children do. Kalau orangtua bicara atau bertindak keras dan kasar, anak akan mengikutinya. Anak kemudian belajar, bahwa sikap kasar boleh dilakukannya kepada siapa saja, seperti orangtuanya yang melakukannya kepada orang lain. Orangtua adalah pahlawan bagi anak, meski anak-anak tak mengakuinya. Karenanya orangtua perlu berhati-hati dengan kata-kata, suara, apalagi bahasa tubuhnya," jelas ibu dari Tara (11) dan Kaila (8).

Terkadang, kata Becky, orangtua melakukan kesalahan. Tak sengaja bicara kasar di depan anak, atau menunjukkan bahasa tubuh yang tak layak di depan anak. Termasuk juga menggunakan intonasi suara yang keliru saat bicara dengan anak. Siapa pun bisa berbuat kesalahan. Karena itu di sinilah pentingnya peran komunikasi.

"Anak yang sulit meminta maaf saat melakukan kesalahan belajar dari orangtua yang gengsi minta maaf, termasuk kepada anaknya, saat melakukan kesalahan. Meminta maaf dan memberikan penjelasan bisa menjadi salah satu bentuk komunikasi dan pembelajaran bagi anak. Komunikasi bukan sekadar mengungkapkan pendapat, ide, gagasan, namun juga bentuk pengajaran di usia dini pada anak," kata perempuan kelahiran 27 Mei 1970 ini.

Bentuk komunikasi bisa dilakukan sejak dini, kapan saja dan di mana saja kepada anak. Mulai dengan mengobrol berdua mengenai berbagai hal. Termasuk juga membahas lagu atau film kesukaan anak. Bukan sekadar obrolan, namun juga bentuk pembelajaran anak mengenai perilaku, bahkan hingga pendidikan moral.

"Tara menyukai sebuah lagu, namun ia bilang ada kata kasar di lirik lagu tersebut. Setelah saya tahu, ternyata satu kata itu bukan bermaksud kasar namun hanya bentuk penegasan. Setelah diberikan penjelasan, Tara bisa memahami maksudnya, cukup dengan membuang kata itu saat menyanyikan lagu, ia tetap bisa menikmati lagu kesukaannya. Yang terpenting bagi anak adalah pendampingan orangtua, dan orangtua tak segan memberikan penjelasan atas setiap pertanyaan anak," lanjutnya.

Karena orangtua adalah pahlawan bagi anak-anak, setiap hal kecil yang Anda lakukan menjadi teladan baginya. Jika sikap terbuka, kemauan mendengarkan, berbicara dengan suara yang membuat anak nyaman, serta bahasa tubuh yang menenangkan, menjadi kebiasaan harian, anak-anak belajar menyontoh darinya. Apalagi jika orangtua memberikan contoh positif melalui kata-kata, intonasi suara, dan bahasa tubuh yang tepat saat berkomunikasi.

"Setiap anak unik dan berbeda. Setiap orangtua juga memiliki gaya pengasuhan yang tak sama, karena perbedaan kebutuhan anak-anak yang memang berbeda. Gaya komunikasi saya dengan orangtua lain boleh jadi berbeda. Namun yang terpenting adalah memastikan di rumah selalu ada komunikasi antara orangtua dan anak, dalam hal apa pun," tandas Becky.

renungan

Jika Anda telah membiasakan diri
dengan ketegasan dan kecepatan kerja
di dalam masa yang tenang
Anda akan menjadi pribadi yang damai
dan mendamaikan dalam masa
... yang kacau dan tak menentu.

Maka hiduplah dalam disiplin
yang menjadikan Anda lebih mampu.

Saat datang masa
di mana semua orang
kebingungan dan tersesat,
Anda akan menjadi penunjuk
dan penerang jalan bagi kebaikan sesama.

Itulah saat Tuhan menjadikan Anda pemimpin.